Dewan Pendidikan Garut Tutup Masa Jabatan dengan Paturay Tineung, Sebut Tak Bisa Bersaing Dengan Bogor

Minggu 08-12-2024,15:54 WIB
Reporter : Edwin Suwandana
Editor : Edwin Suwandana

BogorAktual.id – Kabupaten Garut terus berupaya mengejar ketertinggalan. Salah satu langkah strategisnya adalah melalui kinerja Dewan Pendidikan, yang kini menutup masa jabatan periode 2019-2024 dengan acara Paturay Tineung.

Acara perpisahan tersebut digelar di Aula Rapat Dewan Pendidikan Kabupaten Garut, Kecamatan Garut Kota, Kamis (5/12), dan dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Bambang Hafidz.

Dalam sambutannya, Bambang memberikan apresiasi atas dedikasi Dewan Pendidikan selama lima tahun terakhir.

"Dewan Pendidikan tidak hanya melaksanakan tugas rutin, tetapi juga menjalankan fungsi strategis dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Garut. Rekomendasi mereka sangat konstruktif, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan partisipasi masyarakat," ujar Bambang.

Ia berharap Dewan Pendidikan ke depannya tetap menjadi mitra strategis pemerintah daerah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di Garut.

"Menampung aspirasi masyarakat dan mendorong perbaikan pendidikan adalah tugas penting yang harus terus dijalankan agar memberikan dampak nyata," tambahnya.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Garut, Maman Rusmana, menyampaikan bahwa acara ini menjadi penutup masa jabatannya bersama anggota yang dilantik sejak Desember 2019. Selama lima tahun, pihaknya telah melaksanakan beberapa program unggulan, termasuk pendataan indeks pendidikan dan Gerakan Masyarakat Masuk Satuan Pendidikan (GEMMAS).

"Kami berharap program ini bisa dilanjutkan oleh pengurus baru jika dianggap bermanfaat," ujar Maman.

Ia menargetkan agar indeks pendidikan Kabupaten Garut dapat meningkat dan bersaing di kelas menengah. Berbeda dengan Bogor yang memiliki sejumlah terobosan pendidikan berkat alokasi anggaran dan dukungan infrastruktur yang lebih maju. 

"Untuk bersaing dengan kota besar seperti Jakarta atau Bogor mungkin berat, tetapi menjadi yang terbaik di kelas menengah sudah cukup baik bagi kami," tegasnya.

Jika Bogor memiliki keunggulan dalam infrastruktur dan aksesibilitas pendidikan yang lebih baik, Garut menghadapi tantangan berbeda, terutama dalam peningkatan indeks pendidikan.

Meski begitu, melalui program-program seperti GEMMAS, Kabupaten Garut terus menunjukkan upaya nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan akses masyarakat terhadap satuan pendidikan.

Dengan berakhirnya masa jabatan Dewan Pendidikan periode 2019-2024, harapan besar disematkan pada pengurus baru untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus memperbaiki kekurangan yang ada.

Kategori :

Terpopuler