Wocare Indonesia, Pusat Layanan Clinic Kesehatan Cegah Kanker Usus di Kota Bogor

Rabu 07-05-2025,15:27 WIB
Reporter : Wiera
Editor : Nanda Ibrahim

 

Tuti bercerita bahwa selama bertahun-tahun dirinya sering mengonsumsi mi instan, junk food, dan makanan bakar-bakaran yang dapat menyebabkan senyawa karsinogenik (penyebab kanker).

 

"Penyebab kanker yang saya alami ya itu, gaya hidup, pola makan yang tidak sehat, kurang makanan berserat, kurang sayur, buah, olahraga pun sangat jarang," ucapnya.

 

Dari pola makan dan gaya hidup tersebut yang terakumulasi bertahun-tahun, di usia 25 tahun, tepatnya pada 2008 lalu, Tuti divonis terkena kanker usus besar setelah menjalani pemeriksaan laboratorium.

 

Awalnya, ia mengalami buang air besar berdarah seperti ambeien, kemudian BAB seperti kotoran kambing, sering terasa sakit di perut, buang air besar yang awalnya setiap hari berubah menjadi tiga kali sehari bahkan hingga satu minggu sekali.

 

Ia pun kemudian menjalani operasi kanker usus dan menjalani prosedur pembuatan stoma.

 

"Alhamdulillah kalau secara kankernya sudah sembuh, tapi memang saya menggunakan stoma, karena manusia memerlukan juga sistem pembuangan. Nah, itu sebabnya saya membuat stoma di perut. Alhamdulillah stomanya baik-baik saja," ujarnya.

 

Sebagai penyandang stoma, Tuti yang semula menjalani perawatan luka di Wocare sejak 2009, kini bekerja sebagai resepsionis dan mendampingi para penyandang stoma lainnya.

 

Sebab, ia pun mengalami hal yang sama, bahwa yang paling dibutuhkan oleh orang yang pertama kali mengalami stoma adalah motivasi dan semangat hidup.

Kategori :