Gali Jejak Pajajaran Lewat Penelitian Situs Lembur Sawah Bersama Wali Kota Bogor

Minggu 02-11-2025,06:41 WIB
Reporter : Wiera
Editor : Nanda Ibrahim

 

Ketua TACB Kota Bogor, Taufik Hassunna, mengatakan bahwa penelitian ini dilakukan dengan metode holistik, penelitian langsung di lapangan berkaitan dengan arkeologis, dan wawancara penduduk.

 

"Pada intinya kami ingin memahami bagaimana warga lembur sawah berkaitan dengan pemahaman terhadap wilayah mereka tinggal. Ini juga sebagai dasar penelitian," ujarnya.

 

Dalam penelitian ini dihasilkan laporan setebal 140 halaman yang kemudian berbagai poinnya dijelaskan secara singkat kepada Dedie Rachim dan warga.

 

Ketua TACB Provinsi Jawa Barat, Lutfi Yondri, mengatakan ia sangat senang melihat Kota Bogor yang kemajuan pembangunannya pesat, namun masih tertata dan menyimpan kearifan lokal, bahkan menjaga berbagai peninggalan situs.

 

Sehingga, menurutnya simpul-simpul itu harus terus dibuka melalui kajian dan penelitian lebih lanjut.

 

"Seperti yang disampaikan Wali Kota Bogor, bagaimana hubungannya dengan sejarah dunia internasional. Itu harus mulai dibangun. Karena mungkin sekarang kita hanya melihat puzzle, sedikit tapak-tapaknya," katanya.

 

Bahkan, ia menduga bisa jadi tempat lokasi situs tersebut dahulunya merupakan permukiman atau tempat tinggal sesepuh terdahulu.

 

"Itu bisa diteliti lebih lanjut. Keberadaan permukiman tertua di situ. Dilihat dari lokasinya pun sangat bagus. Terlebih juga ditemukan pecahan-pecahan tembikar gerabah yang mungkin pernah ada di permukiman wilayah situ," ujarnya.

Kategori :