Dedie Rachim juga mengajak semua pihak agar tidak terpecah karena perbedaan pendapat dan tidak berhenti berkontribusi hanya karena tidak berada di posisi tertentu.
“Semua harus berpikir bagaimana membangun bangsa ini menjadi lebih baik. Pesan untuk generasi muda Kota Bogor, saya berpesan agar mereka serius menentukan cita-cita,” katanya.
Ia menambahkan, banyak hal yang bisa dicapai karena ruang cita-cita itu luas, mulai dari menjadi entrepreneur, tokoh agama, olahragawan, budayawan, hingga seniman. Semua bidang terbuka untuk berkiprah dan berkontribusi bagi bangsa.
“Kesempatan itu ada, asalkan serius dan tidak mudah menyerah. Dengan begitu, generasi muda bisa mengisi kemerdekaan dan mewujudkan cita-cita besar bangsa, menjadikan Indonesia sebagai baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, negeri yang baik dan penuh ampunan dari Tuhan,” ujarnya.
Sebagai informasi, upacara ziarah dipimpin oleh inspektur upacara, Korem (Danrem) 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio; Komandan Upacara, Mayor Inf Joko Mulyanto; dan perwira upacara, Mayor Inf Aris Nazarudin.
Pasukan yang mengikuti upacara di antaranya TNI-Polri, Korpri, KNPI, pelajar, Kwarcab Pramuka, Pepabri, LVRI, serta jajaran Pemerintah Kota Bogor. []