Denny Mulyadi menjelaskan bahwa proses finalisasi Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) ditargetkan dapat disahkan pada awal tahun. Selain itu, kondisi fiskal menjadi perhatian Pemkot Bogor dalam merancang kebijakan anggaran.
“Mudah-mudahan ini bisa terealisasi dan DPA disahkan tanggal 2 Januari. Tahun 2025 dan 2026 kondisinya tidak mudah, karena adanya instruksi efisiensi serta penurunan di tahun berikutnya,” lanjutnya.
Ia juga menyampaikan bahwa realisasi anggaran pendapatan Kota Bogor tahun 2025 mencapai 93,75 persen.
“Alhamdulillah semuanya supporting untuk menyukseskan visi misi Wali Kota,” tutur Denny Mulyadi.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Adityawarman Adil, juga memberi apresiasi terhadap pelaksanaan rapat evaluasi tersebut. Menurutnya, forum ini menjadi ruang penting dalam mengukur kinerja serta menyusun langkah perbaikan ke depan.
“Saya sangat mengapresiasi forum ini karena menghadirkan evaluasi yang cukup serius. Mudah-mudahan apa yang bisa kita ukur hari ini bisa kita perbaiki di masa yang akan datang,” ungkap Adityawarman.
Ia menegaskan bahwa DPRD akan terus mendukung program pemerintah dalam konteks penganggaran.
“Tentu semangatnya adalah mengawal program wali kota dan wakil wali kota, dan bagian daripada anggaran tentunya memerlukan support dari kami,” pungkasnya. []