Komplotan WNA Tingkok Bertopeng Rampok Rumah Mewah di Rancamaya, 2 Pelaku Diamankan Polisi

Selasa 05-05-2026,21:38 WIB
Reporter : Wieragus Virmala
Editor : Wieragus Virmala

BogorAktual.id - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota berhasil amankan kawanan pelaku asal Tiongkok, China berikut mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) berskala internasional yang melibatkan warga negara asing (WNA). 

 

Press Conference pada Selasa, 5 Mei 2026 di Mako Polresta Bogor Kota, pengungkapan terkait kasus ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi Nugroho, bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Bogor dan Imigrasi Ngurah Rai Bali.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi Nugroho menerangkan, peristiwa yang terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026, menimpa kediaman Susanto di Jl. Cendana Cluster LV No. 35, Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, pada Minggu, 22 Maret 2026. 

 

"Aksi pembobolan rumah mewah di kawasan Rancamaya, Kota Bogor dilakukannya dengan modus yang sangat terencana oleh komplotan asal Tiongkok ini," ujar Aji.

 

Tambah Kompol Aji, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena korban sedang berlibur ke Tiongkok. Berdasarkan rekaman CCTV, para pelaku yang berjumlah empat orang masuk ke area perumahan dengan sangat rapi. 

 

Uniknya, tutur Aji, untuk menutupi identitas, aksi para pelaku menggunakan topeng bergambar wajah pesepakbola dunia, Lionel Messi.

"Para pelaku masuk melalui pagar belakang rumah dan merusak pintu menggunakan dua batang linggis besi berwarna oranye. Dari hasil rekaman CCTV, terlihat tiga eksekutor di dalam rumah mengenakan sarung tangan hitam dan sepatu sneakers untuk mempermudah aksi pergerakan mereka," ujar Kompol Aji Riznaldi Nugroho saat konferensi pers, Selasa, 5 Mei 2026.

 

​Lebih lanjut, Aji menuturkan, bahwa akibat aksi tersebut, korban mengalami kerugian materil yang sangat besar. Pelaku berhasil menggasak uang tunai senilai Rp 510 juta, logam mulia 150 gram, 10 jam tangan mewah merek GC, serta berbagai perhiasan emas lainnya. Total kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Kategori :