Puluhan Lapak Pedagang di Pasar Induk Kemang Bogor Hangus Terbakar, Ini Penyebabnya!
Detik-detik saat kobaran api melalap lapak puluhan pedagang di Pasar Induk Kemang (TU) Bogor, Senin (1/7). -Bogor Aktual-Istimewa
BogorAktual.id - Kebakaran melanda Pasar Induk Kemang atau Teknik Umum (TU) Bogor yang berlokasi di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor pada Senin, 1 Juli 2024 sore.
Kobaran api dengan cepat menjalar hingga melalap dua blok di area Pasar TU yakni Blok C 16 dan C 17.
Salah satu saksi mata yang merupakan pedagang, Davit Putra sempat mengabadikan detik-detik kejadian saat si jago merah semakin membesar.
Dalam video itu ia merekam suasa kepanikan para pedagang yang berupaya menyelamatkan diri dan sejumlah barang dagangan.
"Kejadiannya kira-kira jam 3 an, ada dua blok yang kebakaran. Diperkirakan ada sekitar 50 lapak pedagang," katanya saat dihubungi Bogor Aktual.
Menurut Davit, berdasarkan pemeriksaan awal, kobaran api diduga berasal dari salah satu warung kopi yang ada di blok tersebut.
Saat itu, sambung dia, cuaca panas ditambah hembusan angin yang terbilang kencang, dengan mudah melalap bangunan lapak yang didominasi bahan kayu sehingga kobaran api sulit dikendalikan.
"Itu berawal dari warung kopi, dua blok yang habis. Alhamdulillah nggak sampai ada korban jiwa," tutur pedagang cabai dan bawang tersebut.
Dalam peristiwa itu, lebih dari 5 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan hingga akhirnya kobaran api berhasil dipadamkan petugas.
"Damkar tadi diperkirakan ada sekitar 10 unit mah ada, hilir mudik datang pergi. Alhamdulillah sekarang mulai padam semua," jelas Davit.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Damkar Kota Bogor, M. Ade Nugraha menuturkan, dalam proses penanganan di lokasi kejadian pihaknya mengerahkan mengerahkan 8 unit mobil damkar dibantu 3 unit Damkar dari Kabupaten Bogor serta satu unit mobil rescue.
"Alhamdulillah api berhasil dipadamkan, penanganan sekitar 40 menit," terangnya.
Ade menjelaskan, awal mula kebakaran belum bisa diperkirakan penyebabnya, tiba-tiba api membesar dan langsung membakar beberapa los dan kios sayuran, rempah-rempah hingga pedagang bumbu dapur.
Namun pihaknya menduga, percikan api muncul dari kompor gas dari salah satu warung kopi di sekitar lapak pedagang dan langsung menjalar ke sejumlah bangunan lapak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News