BogorAktual.id - Kementerian bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) resmi merilis sejumlah provinsi hingga kecamatan dengan kasus Judi Online (Judol) tertinggi di Indonesia.
Dalam pernyataan yang disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Polhukam, Jenderal (Purn) TNI Hadi Tjahjanto pada Selasa (25/6) itu, berdasarkan laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Hadi Tjahjanto menyebut, bahwa Provinsi Jawa Barat menduduki posisi tertinggi kasus judol dengan perputaran nilai transaksi atau aliran uang mencapai Rp3,8 triliun.
"Yang pertama, yang paling di atas Jawa Barat. Ini pelakunya 535.644, dan nilai transaksinya Rp3,8 triliun Jawa Barat,” ungkapnya saat Konferensi Pers di Jakarta dikutip Rabu, 26 Juni 2024.
Untuk daftar kecamatan dengan kasus judol tertinggi yakni Bogor Selatan, Kota Bogor. Bahkan, Mantan Panglima TNI itu menyebut,
Bogor Selatan menjadi sarang para pelaku judol.
Tercatat, sebanyak 3.720 orang yang diduga terlibat dengan perputaran nilai transaksi mencapai Rp349 miliar.
Menko Polhukam Bakal Panggil Camat hingga Kades