Bangun Sahabat Antargenerasi di Pendidikan Internasional, Pemkot Bogor Dukung Program Tukar Pelajar dan Budaya

Jumat 25-04-2025,11:31 WIB
Reporter : Wiera
Editor : Nanda Ibrahim

BogorAktual.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menegaskan komitmennya dalam mendukung kerja sama pendidikan internasional melalui program pertukaran pelajar dan budaya.

 

Hal ini disampaikan oleh Plh. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor, Rahmat Hidayat, yang hadir mewakili Wakil Wali Kota Bogor, dalam agenda penerimaan kunjungan pertukaran pelajar antara siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4 dengan siswa Eckhart College, Belanda yang berlangsung di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor pada Kamis, 24 April 2025.

 

Sebanyak 29 siswa, empat guru, dan satu tenaga medis dari Belanda disambut langsung oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. 

 

Rahmat menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama pendidikan lintas negara ini. Menurutnya, kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara Indonesia dan Belanda, khususnya di sektor pendidikan dan pertukaran budaya.

 

“Kami berharap kunjungan ini menjadi pengalaman berharga yang memberikan wawasan baru tentang budaya, sejarah, dan potensi Kota Bogor. Ini juga menjadi langkah kecil namun bermakna untuk membangun jembatan persahabatan antargenerasi,” ujarnya.

 

Ia juga memperkenalkan karakteristik Kota Bogor kepada para tamu, mulai dari sejarah Kebun Raya Bogor hingga nilai historis Balai Kota sebagai simbol transisi Bogor dari kota kolonial menjadi kota modern yang tetap menjaga identitas budayanya.

 

Kepala SMA Negeri 4 Bogor, Yulianti Rosdian, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Global Exploration yang difasilitasi oleh Detara Foundation. Para siswa dari Belanda tidak hanya mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah, tetapi juga tinggal bersama keluarga siswa sebagai induk semang untuk memahami lebih dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

 

“Selama empat hari mereka berinteraksi, belajar bersama siswa-siswi kami, mengikuti kegiatan ekskul, dan ikut dalam dinamika kehidupan rumah tangga. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk saling belajar dan memperkaya perspektif,” ungkap Yulianti.

Kategori :