Perkuat Identitas Kota, Wali Kota Bogor Bentuk Forum Bogor Gastronomi Strategis Kota

Sabtu 07-02-2026,14:32 WIB
Reporter : Wieragus Virmala
Editor : Wieragus Virmala

 

Direktur Kuliner Kementerian Ekonomi Kreatif, Andy Ruswar, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, berharap forum ini dapat berperan aktif dalam menghadirkan program-program nyata bagi penguatan ekonomi gastronomi di Kota Bogor.

 

“Kami berharap forum ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga berperan aktif dalam merumuskan program yang menghadirkan kegiatan nyata serta membangun jejaring yang produktif demi kemajuan ekonomi gastronomi Kota Bogor,” katanya.

 

Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menyatakan kesiapan IPB untuk menjadi mitra strategis dalam pengembangan Kota Bogor sebagai kota gastronomi.

 

“Ini merupakan peluang dan IPB siap tidak hanya menjadi mitra, tetapi juga sebagai co-creator untuk bersama-sama membangun kota gastronomi,” ungkapnya.

 

Menurutnya, Bogor tidak hanya dikenal sebagai kota dengan ragam kuliner, tetapi juga memiliki bahan baku dan sajian yang bernilai historis tinggi. Bahan pangan khas, seperti buah pala, kelapa kopyor, dan talas telah lama digunakan dalam sajian tradisional, baik makanan maupun minuman. 

Bahan-bahan tersebut kini kembali dimanfaatkan oleh pelaku industri kuliner dan diminati masyarakat.

 

Selain itu, menu khas Bogor seperti Asinan Bogor, Doclang, dan Bir Kotjok telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada tahun 2025. Keberadaan kuliner berbasis bahan autentik tersebut semakin memperkuat identitas Bogor sebagai destinasi wisata kuliner yang sarat sejarah dan cita rasa.

 

Sebagai langkah awal, Forum Bogor Kota Gastronomi telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Dewan Kuliner Indonesia sebagai bentuk penguatan jejaring dan sinergi nasional.

 

Kategori :