Tokoh Lintas Agama di Bogor Doakan Bangsa Indonesia Guyub, Damai dan Sejahtera
Enam tokoh lintas agama bersama jajaran Forkopimda Kota Bogor saat melakukan doa bersama di pelataran Tugu Kujang, Sabtu (17/8).-Bogor Aktual-Nanda Ibrahim
BogorAktual.id - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-69, Festival Merah Putih (FMP) menggelar acara Doa Bersama Lintas Agama di pelataran Tugu Kujang, Kota Bogor pada Sabtu (17/8).
Kegiatan itu dimulai dengan upacara penaikan Bendera Merah Putih yang khidmat, diikuti oleh ratusan masyarakat dari berbagai komunitas yang turut serta dalam kegiatan ini.
Doa bersama ini dipimpin oleh enam tokoh lintas agama dari berbagai kepercayaan yang ada di Indonesia di antaranya KH TB Muhyidin (Islam), Romo Michael Endro (Katolik), Pendeta Estetiana Raprap (Kristen), Mangku I Nengah Widiana (Hindu), Xie Shang (Buddha), dan Andri Harsono (Konghucu).
Mereka memimpin doa secara bergantian, menyampaikan harapan dan doa untuk kedamaian, persatuan, dan kesejahteraan Kota Bogor serta seluruh bangsa Indonesia.
Acara ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga merupakan agenda tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Merah Putih. Festival ini diadakan selama sebulan penuh untuk menyambut dan menyemarakkan HUT RI di Kota Bogor, menegaskan semangat persatuan dan kebersamaan dalam keberagaman.
Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari, turut menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan doa bersama ini. Ia berharap agar acara ini dapat membawa kedamaian bagi Kota Bogor, serta menghindarkan kota ini dari musibah, keretakan sosial, dan berbagai ancaman lainnya.
"Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat ikatan sosial kita dan memastikan bahwa Kota Bogor tetap menjadi tempat yang aman dan damai untuk semua," ungkapnya kepada wartawan di lokasi acara.
Ketua Umum FMP 2024, Hendryanto Liebrata, menyatakanharapannya agar doa bersama ini dapat menjaga dan memperkuat kebersamaan yang telah terjalin di Kota Bogor selama bertahun-tahun.
"Kegiatan ini adalah wujud nyata dari persatuan dalam keberagaman yang kita miliki. Dengan doa bersama ini, kita berharap dapat menjaga keharmonisan dan kebersamaan di tengah masyarakat," tuturnya.
Dewan Pengarah FMP, Ben Mbo’oh, menambahkan bahwa acara ini tidak hanya merayakan kebersamaan dalam keberagaman, tetapi juga sebagai simbol bahwa masyarakat Kota Bogor tetap guyub dan bersatu dalam keberagaman.
"Kemerdekaan Indonesia diraih karena masyarakat Indonesia bersatu dan atas rahmat Tuhan yang Maha Kuasa. Acara ini adalah refleksi dari semangat tersebut," ucap dia.
Ajang Merajut Persatuan dalam Keberagaman itu juga diikuti oleh berbagai komunitas seperti Komunitas Perempuan Berkain, Wanita Berkebaya, PPAD, Komunitas Motor Besar Indonesia, dan komunitas lainnya. []
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News