Pengamen Viral di Angkot Sebabkan Ibu Hamil Pingsan, Diciduk Polisi di Rumahnya

Pengamen Viral di Angkot Sebabkan Ibu Hamil Pingsan, Diciduk Polisi di Rumahnya

Kapolsek Bogor Tengah Kompol Agustinusa Manurung beserta Kasi Humas Polresta Bogor Kota Iptu Eko tengah menginterogasi pengamen yang berkelahi di angkot --Eko Hadi/BogorAktual.id

BogorAktual.id - Pengamen viral yang baku pukul di dalam angkot di Kota Bogor pada Jumat 21 Februari 2025 berhasil diamankan polisi, Sabtu (22/02/2025) kemarin. Akibat peristiwa itu, seorang ibu hamil yang mempunyai riwayat penyakit jantung dikabarkan pingsan karena diduga kaget melihat kejadian itu.

Polsek Bogor Tengah yang mengetahui insiden itu langsung bergerak cepat dengan menangkapnya di rumah terduga pelaku. 

"Ini kami tindak lanjuti viral pengamen di media sosial yang viral hari Jumat 21 Februari, kita lakukan resapon cepat dengan mengamankan pelaku di rumahnya pada hari sabtu tanggal 22 februari," ujar Kapolsek Bogor Tengah Kompol Agustinus Manurung kepada media online ini.

Agustinus menjelaskan kronologisnya, yaitu pada hari Jumat pada saat pelaku sedang ngamen di depan angkot terjadi misskomunikasi dengan kondektur angkot. Mereka saling menatap dan si pengamen tidak terima karena ditatap kondektur.

"Keneknya inisial M keneknya, pelaku inisial DP saling liat-liatan sehingga cekcok omong dan dilerai oleh supir," jelas Agustinus.

Setelah dilerai, angkot yang tengah membawa penumpang tersebut tiba-tiba dinaiki pengamen tadi sehingga terjadi cekcok dan baku hantam antara pengamen dan kondektur.

"Pelaku masuk ke dalam dan terjadi cekcok dan pelaku melakukan pemukulan dan penendangan, sopir menarik bajunya," terang Agustinus.

Akibat peristiwa itu, seorang ibu hamil menjadi korban karena syok melihat perkelahian didepannya. Bukan hanya sedang mengandung, ibu tersebut juga diketahui mempunyai riwayat penyakit jantung.

"Katanya ada ibu hamil jadi korban. Itu sopir memang mau menuju Polresta da liat-liatan ada penumpang ibu-ibu yang hamil dan juga memang punya penyakit jantung sehingga setelah pelaku itu turun dan melarikan diri sopir melihat sudah aman sehingga memberhentikan kendaraan karena ibu hamil itu pingsan mobilnya dipinggirkan," beber Agustinus.

Hingga kini, pihak kepolisian yang ditangani oleh Polsek Bogor Tengah tengah melakukan proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pelaku. Pada KTP profesi pelaku tercatat sebagai seorang pelajar.

"Profesinya pelaku ini sesuai KTP pelajar tapi sambil ngamen dan belum berkeluarga. (Ada red) Berapa orang saat kejadian, pas kejadian itu kalo pelaku sendiri, kalo yang lain kita masih melakukan proses penyeledikan dan pemeriksaan," tandas Agustinus.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News