Heboh Minyakita, Dedie Rachim Pastikan di Kota Bogor Aman

Heboh Minyakita, Dedie Rachim Pastikan di Kota Bogor Aman

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat bedialog dengan warga dalam pelaksanaan Operasi Pasar (OP) Minyakita dan Pasar Murah di kantor Kecamatan Tanah Sareal, Selasa (11/3). -Bogor Aktual-Gilang Ramadhan

BogorAktual.id - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memastikan bahwa stok minyak goreng beragam merk khususnya Minyakita di Kota Bogor dalam kondisi aman dan harga tetap stabil.

Hal itu ditegaskannya usai meninjau langsung pelaksanaan Operasi Pasar (OP) Minyakita dan Pasar Murah di kantor Kecamatan Tanah Sareal pada Selasa (11/3). 

“Kita memastikan tidak ada kelangkaan, kondisi dan stoknya aman, harga relatif stabil, dan takarannya sudah diuji sesuai dengan yang tertera di produk. Alhamdulillah, 1 liter tetap utuh, tidak dikurangi, dan daya beli masyarakat Kota Bogor juga cukup baik,” ujar Dedie A. Rachim. 

Menurutnya, melalui operasi pasar ini Pemkot Bogor ingin memastikan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan terutama minyak goreng, tanpa harus pergi jauh ke pasar. 

Minyak goreng yang disediakan dalam operasi pasar tersebut dijual dengan harga lebih murah dari harga pasar atau Harga Eceran Tertinggi (HET).

Total sebanyak 6.000 liter minyak goreng disiapkan dalam operasi pasar ini. Selain di Kecamatan Tanah Sareal, kegiatan serupa juga telah digelar di Blok F Pasar Kebon Kembang.

"Mudah-mudahan ini bisa memudahkan masyarakat Kota Bogor dalam menghadapi bulan suci Ramadan dan menjalankan ibadah,” tegasnya. 

Camat Tanah Sareal, Adhitya Bhuana Karana, menambahkan bahwa kegiatan berlangsung selama tiga hari dan mencakup berbagai program, termasuk bazar dan operasi pasar Minyakita.

“Bazar ini diikuti oleh 33 pelaku UMKM dari 11 kelurahan di Kecamatan Tanah Sareal. Selain itu, ada juga operasi pasar Minyakita sebagai bagian dari distribusi bahan pokok,” ungkap Adhitya.

Operasi Pasar Minyakita dijadwalkan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, sementara bazar akan berlangsung hingga barang dagangan habis, dengan batas waktu maksimal sebelum waktu Zuhur.

“Besok merupakan hari terakhir bazar. Alhamdulillah, kegiatan ini dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat, sehingga para pelaku usaha juga bisa merasakan manfaatnya,” tutup Adhitya. []

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News