PMC dan Indonesia Care Tembus Salurkan Bantuan Solidaritas Kemanusiaan Korban Bencana di Sukabumi
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (27/10/2025) sore hingga malam hari, menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor di dua kecamatan, yakni Cisolok dan Cikakak. Peristiwa ini mengakibatka-Bogor Aktual -Pmc
Ia juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Sukabumi. Selain itu, Billy menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PMC dalam membantu masyarakat sekitar wilayah operasional.
“PMC turut berduka atas musibah tanah longsor dan banjir yang menimpa masyarakat Sukabumi. Bantuan yang kami bawa berupa sembako, perlengkapan bayi dan perempuan, serta tim medis dari Indonesia Care untuk pemeriksaan kesehatan pascabencana. Kami juga mengadakan sejumlah permainan untuk membantu memulihkan trauma anak-anak dan warga terdampak. Kami pun terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kesiapsiagaan pemerintah setempat maupun warga,” tambahnya.
Langkah PMC bersama para mitra ini dinilai sebagai bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diadopsi oleh organisasi. Melalui pendekatan tersebut, PMC berupaya memperkuat ketahanan sosial masyarakat dan mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.
Sementara itu, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menunjukkan bahwa bencana banjir dan longsor tersebut telah memengaruhi lebih dari 3.700 jiwa di tiga kecamatan.
Sebanyak 37 warga di antaranya terpaksa mengungsi, sementara ratusan rumah dan fasilitas publik mengalami kerusakan. Sejumlah jembatan utama, termasuk di Desa Cikahuripan dan ruas Cempakaratu–Cipedes, dilaporkan terputus sehingga menghambat konektivitas antarwilayah.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana sejak 27 hingga 31 Oktober 2025. Upaya perbaikan darurat terhadap infrastruktur vital kini dilakukan secara bertahap oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama instansi terkait.
Selain bantuan logistik, Indonesia CARE juga mengirimkan bantuan medis dan obat-obatan yang terdiri dari berbagai jenis vitamin, antibiotik, antihistamin, salep, hingga obat penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes. Dukungan tambahan datang dari dr. Suhendra, yang menyalurkan obat-obatan seperti paracetamol, calortusin, arkavit, loperamide, dan CTM untuk kebutuhan warga.
Upaya kolaboratif lintas lembaga ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Sukabumi setelah bencana besar tersebut. []
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: pmc