Wali Kota Bogor Ajak Masyarakat Tingkatkan Pola Hidup Sehat
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menegaskan bahwa peningkatan kasus kanker di Kota Bogor perlu disikapi dengan langkah preventif sejak dini, terutama melalui perubahan gaya hidup masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Apel Pering-Bogor Aktual -Pemkot Bogor
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dedie Rachim menyampaikan bahwa Pemkot Bogor terus memperkuat kerja sama dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) wilayah Bogor dalam upaya pencegahan dan pengawasan.
“Sering kali kita mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung zat berbahaya karena dibeli di tempat yang kurang representatif. Ada produsen atau pedagang yang menggunakan bahan berbahaya demi keuntungan pribadi,” jelasnya.
Dalam momentum Hari Kanker Seduni ini, Dedie Rachim mengatakan bahwa Pemkot Bogor bersama YKI melakukan kunjungan ke sejumlah warga penderita kanker sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril.
“Kita akan mengunjungi beberapa warga penderita kanker. Mudah-mudahan ini memberikan motivasi, karena perhatian pemerintah dan dukungan keluarga sangat membantu mereka untuk bertahan dan menjadi penyintas,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Pemkot Bogor telah memberikan perhatian serius terhadap sektor kesehatan, dengan alokasi anggaran yang cukup besar melalui APBD.
“APBD Kota Bogor di bidang kesehatan hampir mencapai Rp600 miliar karena adanya mandatory spending. Kita berharap masyarakat semakin sehat, sehingga alokasi anggaran kesehatan ini tidak terus meningkat,” tutur Dedie.
Sementara itu, Ketua YKI Kota Bogor, Yantie Rachim menegaskan bahwa peringatan Hari Kanker Sedunia bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kanker.
“Peringatan Hari Kanker Sedunia bertujuan mengajak seluruh masyarakat untuk peduli dan meningkatkan kesadaran dalam mencegah kanker, sehingga angka kesakitan dan kematian akibat kanker dapat ditekan,” ujar Yantie Rachim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: pemkot bogor