BPTD Kelas I Jawa Barat Intervensi Arus Padat di Simpang Gadog, Lalu Lintas Menuju Puncak Tersendat

BPTD Kelas I Jawa Barat Intervensi Arus Padat di Simpang Gadog, Lalu Lintas Menuju Puncak Tersendat

Petugas BPTD Kelas I Jawa Barat, siaga mengatur arus lalu lintas di Simpang Gadog saat kepadatan kendaraan menuju Puncak, Selasa (24/3/2026).--Istimewa

BogorAktual.id – Kepadatan arus kendaraan menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, terjadi sepanjang Selasa, 24 Maret 2026. Titik krusial berada di sekitar gerbang Tol Ciawi hingga Simpang Gadog yang dipadati kendaraan dari arah Jakarta dan sekitarnya.

Sejak siang, laju kendaraan tersendat dengan dominasi mobil pribadi. Antrean mengular terlihat memenuhi badan jalan menuju Cisarua. Pergerakan kendaraan melambat akibat tingginya volume lalu lintas yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan.

Aktivitas angkutan kota yang berhenti di sepanjang jalur turut menambah hambatan. Kendaraan di belakangnya terpaksa mengurangi kecepatan, memicu efek perlambatan berantai di sejumlah titik.

Kondisi cuaca yang mendung tidak memengaruhi intensitas arus. Volume kendaraan tetap tinggi, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang periode libur Lebaran 2026.

Penanganan dilakukan oleh petugas gabungan. Yakni kepolisian dan BPTD Kelas I Jawa Barat, yakni Andi Virmawan, Julyatna Septiandy, serta Wahyu Subekti, turun langsung di lapangan mengatur arus kendaraan, terutama di Simpang Gadog.

Rekayasa lalu lintas berupa sistem one way diberlakukan secara situasional. Kebijakan ini diterapkan berdasarkan diskresi kepolisian untuk memecah kepadatan yang terpusat di jalur menuju Puncak.

"Kami dari kementerian perhubungan, BPTD Kelas I Jawa Barat, membantu jajaran Polres Bogor dalam menangani kemacetan yang ada di Simpang Gadog, dengan cara melakukan sistem oneway, pemberlakuan sistem oneway bersifat situasional sesuai dengan diskresi kepolisian Polres Bogor," terang Andi.

Selain rekayasa arus, petugas Dinas Perhubungan ditempatkan di sejumlah titik rawan. Pengaturan dilakukan secara manual di persimpangan dengan bantuan traffic cone guna membagi jalur dan mencegah kendaraan saling mengunci.

Memasuki malam hari, kepadatan belum terurai sepenuhnya. Antrean kendaraan masih terlihat panjang, dengan dominasi sepeda motor. Hujan ringan sempat turun, namun tidak menurunkan volume kendaraan di jalur tersebut.

Petugas kepolisian tetap bersiaga melalui patroli di lapangan untuk menjaga kelancaran dan ketertiban arus lalu lintas. Hingga malam, kondisi lalu lintas masih padat namun dalam kendali petugas.

Pengendara diminta mematuhi rambu dan arahan petugas guna menjaga keselamatan di tengah tingginya intensitas kendaraan.

"Kami pun membantu jajaran kepolisian untuk mengurai kemacetan terutama pada kendaraan  yang melintas di daerah simpang gadog, dan lonjakan kendaraan terjadi sangat signifikan dengan adanya masa libur angkutan lebaran 2026," tegas Andi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News