Kesiapan Infrastruktur dan Jalan Tol Sambut Libur Nataru
Jalan Tol Bocimi--BPTJ
BogorAktual.id – Dalam rangka menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur, khususnya di jalur tol yang rawan bencana. Direktur Jalan Bebas Hambatan, Wilan Oktavian, menginstruksikan pengecekan saluran air, penyediaan posko jaringan jalan nasional, dan penempatan Disaster Read Unit (DRU) di wilayah rawan longsor.
"Bagi pengguna jalan tol, diimbau untuk mematuhi aturan berkendara, mencari alternatif jalan yang lebih aman, serta mengutamakan keselamatan saat mengemudi," ujar Wilan, saat mendampingi kunjungan kerja Komisi V DPR RI.
Terkait kondisi Jalan Tol Ciawi–Sukabumi yang memiliki panjang total 54 kilometer, Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Tulus Abadi menjelaskan bahwa jalan tol ini terdiri dari empat seksi. Dua seksi, yakni Seksi 1 (Ciawi–Cigombong) sepanjang 15,3 km dan Seksi 2 (Cigombong–Cibadak) sepanjang 11,9 km, telah beroperasi.
“Seksi 3 (Cibadak–Sukabumi Barat) dengan panjang 13,7 km masih dalam tahap konstruksi dengan progres 16,4% dan ditargetkan selesai pada kuartal II 2026. Sedangkan Seksi 4 (Sukabumi Barat–Sukabumi Timur) sepanjang 13,05 km saat ini dalam tahap persiapan konstruksi,” jelas Tulus.
Adapun ruas KM 64+600A di Seksi 2 yang sempat terdampak longsor kini sudah kembali dioperasikan sejak Oktober 2024. Penanganan yang dilakukan meliputi pemasangan soldier pile, perbaikan lereng dengan matras pengendali erosi, dan solid sodding untuk memperkuat struktur lereng.
Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI, Andi Iwan, meminta Kementerian PUPR memastikan setiap jalan tol yang dibangun memenuhi aspek keselamatan untuk mencegah insiden longsor di masa mendatang. "Kementerian PUPR harus terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pembangunan infrastruktur berjalan selaras dengan kebutuhan wilayah," tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Auditor Ahli Madya Inspektorat II I Made Parindra Wibawa, Direktur Utama PT Trans Jabar Tol Abdul Hakim Supriyadi, dan sejumlah pejabat terkait lainnya. Pemerintah berharap seluruh persiapan ini dapat menjamin kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat selama periode libur akhir tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News