Biaya Haji 2025 Lebih Terjangkau Tanpa Korbankan Kenyamanan
Ilustrasi: Suasana pelaksanaan Ibadah Haji. -Bogor Aktual-Instagram
Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan bahwa kemungkinan besar biaya haji tahun 2025 akan turun. Pemerintah sedang melakukan kajian detail untuk mencari potensi efisiensi.
"Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo agar biaya haji lebih murah namun tetap efisien, aman, dan nyaman," ungkapnya.
Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mendukung arahan Presiden Prabowo untuk menurunkan biaya haji 2025 dengan tetap menjaga kualitas pelayanan yang baik.
Ia berharap Panja Haji segera menyetujui penurunan biaya haji, terutama pada komponen biaya penerbangan yang selama ini menjadi porsi terbesar dari total ongkos haji.
HNW menekankan bahwa biaya haji dapat ditekan hingga 25 persen melalui berbagai kebijakan efisiensi. Selain dari pemangkasan biaya penerbangan, pemondokan, transportasi, catering, dan masyair juga merupakan komponen lain yang bisa dioptimalkan.
Dia juga mengusulkan pemangkasan durasi tinggal jemaah haji di Arab Saudi dari 40 hari menjadi 30 hari untuk mengurangi biaya haji secara signifikan.
Dengan langkah-langkah yang strategis, biaya haji yang semula sebesar Rp 93,4 juta bisa dikurangi menjadi sekitar Rp 70 juta.
"Jika porsi nilai manfaat diturunkan ke 38 persen pada tahun 2025, biaya yang ditanggung oleh calon jemaah haji bisa turun hingga Rp 44 juta," pungkas HNW. []
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News