Kecelakaan di Kilometer 97 Tol Cipularang, Truk dan Bus Terlibat
Kecelakaan beruntun terjadi pada kilometer 97 Tol Cipularang arah Bandung sekitar pukul 09.00 WIB, Minggu 5 Januari 2025 pagi.-istimewa-
BogorAktual.id - Sebuah kecelakaan beruntun terjadi pada kilometer 97 Tol Cipularang arah Bandung sekitar pukul 09.00 WIB, Minggu 5 Januari 2025 pagi. Insiden tersebut melibatkan truk Hino, Bus Primajasa, dan tiga mobil minibus.
Akibat kecelakaan ini, seorang kondektur bus dan seorang penumpang Primajasa mengalami luka ringan dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Barat Kombes Pol Ruminio Ardano menyatakan bahwa kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun meliputi truk tronton berplat nomor E 9134 O yang dikemudikan oleh Pingi, mobil Sigra berplat nomor B 2218 KIL yang dikemudikan oleh Rizal, Xenia berplat nomor D 1516 AFX yang dikemudikan oleh Yulianto, bus Primajasa berplat nomor B 7131 FGA yang dikemudikan oleh Ahmad, serta mobil Hiace berplat nomor D 7788 AT yang dikemudikan oleh Himawan.
Lebih lanjut, Dirlantas Polda Jawa Barat mengindikasikan kecelakaan tersebut terjadi karena truk tronton tidak cukup kuat melaju di tanjakan menuju arah Bandung.
"Truk tidak kuat menanjak sehingga mundur dan menabrak kendaraan yang berada di belakangnya," ujar Kombes Pol Ruminio Ardano.
Dirlantas menyebutkan bahwa akibat kecelakaan tersebut, dua orang mengalami luka ringan, yakni kondektur Bus Primajasa dan seorang penumpangnya. Keduanya kini dirujuk ke Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta.
Sementara itu, kasus kecelakaan tersebut telah dilimpahkan ke Satlantas Polres Purwakarta untuk penanganan lebih lanjut. Dirlantas juga menjelaskan bahwa pasca kecelakaan, posisi kendaraan yang terlibat berada di bahu jalan, di mana truk, Sigra, Xenia, dan Hiace menghadap selatan, sementara Bus Primajasa menghadap utara.
Saat ini, arus lalu lintas di lokasi kejadian berangsur kembali normal. Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata korban, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News