Kebon Kalapa Rawan Longsor, Warga Ditawarkan Pindah ke Rusun Cibuluh
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin saat meninjau lokasi rawan longsor di RT 05 Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Senin (28/4). -Bogor Aktual-Istimewa
BogorAktual.id - Mitigasi kebencanaan terus menjadi fokus utama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk meminimalisasi korban akibat bencana. Salah satu upaya mitigasi yang dilakukan adalah dengan merelokasi warga.
Seperti warga yang tinggal di RT 05 Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah. Rumah mereka yang berada di sepadan Sungai Cisadane itu terancam longsor susulan.
Diketahui, longsor pernah terjadi beberapa tahun ke belakang di lokasi tersebut, sehingga membuat beberapa rumah warga terancam longsor susulan karena bekas longsor belum diperbaiki.
“Mitigasinya tentu harus maksimal. Karena tidak hanya satu rumah yang berada di bantaran sungai, apalagi yang tidak memiliki surat yang sah,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin saat mengunjungi lokasi, Senin (28/4) siang.
Jenal Mutaqin mengatakan, lokasi tersebut memang harus mendapat perhatian karena khawatir longsor susulan bisa memakan korban.
“Kami Pemkot Bogor menawarkan sementara, kalau mau pindah ke Rusunawa di Cibuluh itu masih ada space. Untuk mengantisipasi adanya longsor susulan, apalagi warga masih tinggal di sini,” tuturnya.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih menambahkan, warga melalui RT dan RW sedang melakukan pendataan, siapa saja yang akan direlokasi sementara ke rusunawa.
“Gratis (warga yang direlokasi ke rusunawa) kalau mau, nanti juga mobilisasinya kita bantu,” ucap Esti, sapaan akrabnya.
BACA JUGA:Atty Somaddikarya Pastikan Bantuan Pesantren dan Masjid Tepat Sasaran
Sebagai informasi, perbaikan pasca longsor tersebut masih berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung–Cisadane (BBWSCC). Saat ini, bekas longsoran masih ditutup menggunakan terpal. []
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News