Ancam Demokrasi, Pengamat Ungkap Indikasi Rekayasa Fenomema Melawan Kotak Kosong di Pilkada 2024
Sejumlah pengamat ini rapatkan barisan di Kantor Visi Nusantara Maju, Cibinong, Kabupaten Bogor membahas fenomena kotak kosong dalam Pilkada 2024.-Bogor Aktual -Nanda Ibrahim
"Ini kan main otak-atik bagian upaya untuk memanipulasi posisi, agar kursi kosong Gubernur, Bupati/Walikota bisa ditempati oleh partai politik. Namun jika SK-nya diatur di tingkat Kabupaten, maka variasinya akan sangat beragam," ujar Ray.
Diskusi antara para pengamat politik ini menyoroti pentingnya menjaga integritas demokrasi dalam Pilkada 2024.
Mereka menekankan perlunya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik yang lebih besar dalam proses pemilihan kepala daerah. Kecerdasan politik dan kepekaan terhadap potensi manipulasi menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan demokrasi di Indonesia. []
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News